Menu Tutup

Membaca aksara อ

Aksara อ ‘o ang’ punya dua fungsi dalam bahasa Thai:

  1. Sebagai huruf hidup.
  2. Sebagai huruf mati.

Huruf อ dibaca o saat berpasangan dengan huruf mati di depannya. Misalnya,

phô:

พ่อ

ayah

khŏ:ng

ของ

punya

bò:k

บอก

bilang

pho:

พอ

cukup

tò:

ต่อ

lanjut

Fungsi อ di atas adalah contoh sebagai huruf hidup o.

Perhatikan! Fungsi huruf hidup hanya berlaku jika อ berada setelah huruf mati.

 

Jika berpasangan dengan huruf hidup

Huruf อ yang pertama tidak dibaca. Misalnya,

a:hă:n

อาหาร

makanan

indọ:ni:sia

อินโดนีเซีย

Indonesia

è:kàsă:n

เอกสาร

berkas

ọ:n

โอน

pindah

ò:k

ออก

keluar

ò:ffít

ออฟฟิศ

office

Perhatikan! Jika tidak dibaca, huruf อ sedang berfungsi sebagai huruf mati.

_____

Obrolan

Aku: “Tunggu! Aku tuh sering melihat huruf อ jadi huruf pertama suatu kata. Dibacanya o juga?”

Admin: “Tidak, tergantung pasangannya dengan huruf apa setelahnya.”

Aku: “Koq, aku jadi baper… Huruf อ saja ada pasangannya… 😢

Admin: “Carilah dan berkenalan. Hihi… 🤭

Obrolan di atas hanya ilustrasi. Kesamaan nama dan tokoh hanya rekayasa, biar belajarnya lebih semangat.

Huruf อ cukup istimewa dalam bahasa Thai, karena dapat diucapkan berbeda jika menjadi huruf pertama suatu kata.

_______

Dibaca a pendek

Jika อ sebagai huruf pertama kata, dan berpasangan setelahnya dengan huruf mati. Misalnya,

àdì:t

อดีต

lampau, masa lalu, dulu

àrò:y

อร่อย

enak, sedap, lezat

àphâ:tme:n

อพาร์ตเมนท์

apartemen

àlu:míniam

อลูมิเนียม

aluminium

_______

Dibaca u pendek

Jika อ sebagai huruf pertama kata, dan berpasangan setelahnya dengan huruf mati ว (w). Misalnya,

uan

อวน

jala, jaring

ûan

อ้วน

gendut

ùat

อวด

sombong, pamer, riya

Catatan:

Fungsi อ di sini sebenarnya sebagai huruf mati dan tidak dibaca. Namun, huruf ว membawa bunyi u (misalnya: นวด nûat, สวย sŭay) sehingga อ yang tidak dibaca ini akan terdengar seperti u pendek.

Jika di sekitar อ terdapat huruf hidup, maka bunyi huruf hidup berlaku dalam penyebutan kata. Lihat huruf hidup Thai >

_______

Dibaca ọ pendek

Jika อ sebagai huruf pertama kata dengan satu suku kata, dan berpasangan setelahnya dengan huruf mati. Misalnya,

ọng

องค์

badan, tubuh

ọm

อม

menahan, menjaga, menyimpan, menggelapkan

ọt

อด

pantang

Catatan:

Fungsi อ di sini sebenarnya sebagai huruf mati dan tidak dibaca. Namun, huruf ọ pendek otomatis dipakai jika dua huruf mati menjadi satu suku kata tanpa huruf hidup. Misalnya, นม susu, บน atas.

Bedakan antara ọ pendek dengan ọ panjang pada kalimat:

  • อม (ọm, menahan) dan โอม (ọ:m, bunyi Om / Aum dalam agama Hindu).
  • ถนน (thànọ̆n, jalan) dan ขโมย (khàmọ:y, mencuri).

Lihat huruf hidup Thai >

_______

Tidak dibaca

Jika อ sebagai huruf pertama kata dengan satu suku kata, dan berpasangan setelahnya dengan huruf mati ย (y). Misalnya,

yà:

อย่า

jangan

yù:

อยู่

hidup, ada

yà:ng

อย่าง

seperti

yà:k

อยาก

mau

Catatan:

Khusus bagian ini fungsi อ bukan sebagai huruf mati, tetapi sebagai pasangan huruf ย (y). Sehingga, อย- tidak sebagai huruf yang terpisah, tetapi satu yang diucapkan ‘y’ dan membentuk nada rendah.

Hanya 4 (empat) kata ini dalam bahasa Thai dengan huruf “อย-“. Kata-kata ini jika diterjemahkan bebas berarti “jangan hidup banyak maunya”.

Lihat acuan kami dalam Bahasa Thai di halaman Pantip dan GotoKnow (keduanya pranala luar).

 

 

________________

Menemukan pasangan อ yang lain dan bingung cara membacanya? Tanya kami pada kolom tanggapan ya.

Oh ya, satu lagi. Apakah kamu sudah berpasangan?

2 Comments

Tinggalkan Balasan ke dunia bahasa Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *