Menu Tutup

Alihaksara

Alihaksara yang kami gunakan di dalam situs ini, menggunakan ejaan yang digunakan dalam bahasa Indonesia.

Huruf Mati

  • b sama seperti ‘b’ dalam kata ‘balon‘.
  • c sama seperti ‘c’ dalam kata ‘cuci‘.
  • ch tidak ada padanan kata dalam bahasa Indonesia, tetapi seperti mengucapkan ‘cantik‘ atau ‘coklat‘ dengan hembusan ‘h’ yang terdengar setelah huruf ‘c’.
  • d sama seperti ‘d’ dalam kata ‘dadu‘.
  • f sama seperti ‘f’ dalam kata ‘film‘ atau ‘huruf‘. Ingat, bedakan dengan huruf ‘p’.
  • h sama seperti ‘h’ dalam kata ‘hari‘.
  • k sama seperti ‘k’ dalam kata ‘kaki‘.
  • kh mirip seperti ‘kh’ dalam kata ‘khusus‘, namun dengan bunyi ‘k’ dan ‘h’ keduanya terdengar.
  • l sama seperti ‘l’ dalam kata ‘jalan‘.
  • m sama seperti ‘m’ dalam kata ‘mama‘.
  • n sama seperti ‘n’ dalam kata ‘namun‘.
  • ng sama seperti ‘ng’ dalam kata ‘tangan‘, banyak kata dalam bahasa Thai yang diawali kata ‘ng’ seperti dalam kata ‘ngantuk‘ atau ‘nguping‘.
  • p sama seperti ‘p’ dalam kata ‘papa‘.
  • ph tidak ada padanan kata dalam bahasa Indonesia, tetapi seperti mengucapkan ‘papa‘ dengan hembusan ‘h’ yang terdengar setelah huruf ‘p’.
  • r mirip seperti ‘r’ dalam kata ‘ramai‘, namun dengan pengucapan agak samar.
  • s sama seperti ‘s’ dalam kata ‘sisa‘.
  • t sama seperti ‘t’ dalam kata ‘toko‘.
  • th mirip seperti ‘th’ dalam kata ‘Thailand‘, yaitu huruf ‘t’ dan ‘h’ keduanya terdengar.
  • w sama seperti ‘w’ dalam kata ‘kawan‘ atau ‘wow‘.
  • y sama seperti ‘y’ dalam kata ‘ayam‘ atau ‘lebay‘.

Huruf Hidup

Ada bunyi yang tidak sepadan

Bahasa Thai memiliki lebih dari 5 bunyi huruf hidup, sehingga terdapat bunyi huruf hidup yang bunyinya tidak sepadan dengan yang digunakan dalam bahasa Indonesia (a – i – u – e – o). Untuk huruf hidup yang tidak memiliki bunyi yang sepadan di dalam bahasa Indonesia, kami menggunakan lambang huruf bahasa asing untuk mewakili secara jelas bunyi huruf yang diucapkan.

Harkat

Huruf hidup di dalam bahasa Thai mengenal adanya harkat, yaitu pengucapan bunyi huruf dengan panjang nada tertentu. Terdapat dua macam harkat yang digunakan yaitu harkat pendek dan harkat panjang.  Harkat pendek merupakan pengucapan bunyi huruf hidup seperti anda mengeja a i u e o seperti biasa. Harkat panjang merupakan pengucapan bunyi huruf hidup seperti anda mengeja a i u e o tadi namun dengan nada yang agak lebih panjang.

Terdapat beberapa kata di dalam bahasa Thai yang memiliki bunyi yang sama namun artinya jauh berbeda karena memiliki harkat yang berbeda. Contohnya, ‘bân‘ dengan pengucapan biasa seperti kata ‘ban’ dalam bahasa Indonesia dan ‘bân‘ dengan pengucapan bunyi ‘a’ yang agak panjang memiliki arti yang berbeda. Arti kata yang pertama adalah ‘bagian‘ dan arti kata yang kedua (dengan pengucapan ‘a’ agak panjang) adalah ‘rumah‘.

Untuk membedakan hal tersebut, kami menandai huruf hidup dengan harkat panjang dengan penggunaan tanda titik dua.

huruf hidup tunggal

  • a – a:, sama seperti ‘a’ dalam kata ‘mama‘.
  • ii:, sama seperti ‘i’ dalam kata ‘gigi‘.
  • uu:, sama seperti ‘u’ dalam kata ‘kuku‘.
  • e e:, sama seperti ‘e’ dalam kata ‘bebek‘.
  • oo:, sama seperti ‘o’ dalam kata ‘balon‘.
  • ē – ē:, mirip seperti ‘e’ dalam kata ‘lele‘, dengan tekanan seperti menyebut a dan e secara bersamaan.
  • ë – ë:, sama seperti ‘e’ (e-pepet) dalam kata ‘tebal‘.
  • ū – ū:, mirip seperti ‘u’ dalam kata ‘kuku‘, namun mengucapkan dengan menempelkan gigi atas dan bawah sehingga hampir menyerupai bunyi ‘e’.
  • :, mirip seperti ‘o’ dalam kata ‘nomor’, namun mengucapkan dengan membulatkan bentuk bibir.

Dengarkan ucapannya! >

huruf hidup gabung

  • ai, sama seperti ‘ai’ dalam kata ‘ramai‘.
  • am, sama seperti ‘am’ dalam kata ‘demam‘.
  • au, sama seperti ‘au’ dalam kata ‘kau‘, dengan tetap mempertahankan bunyi a dan u.
  • ia, sama seperti bunyi dalam kata ‘ia’ atau bunyi ‘ia’ dalam kata ‘dia‘.
  • ua, sama seperti ‘ua’ dalam kata ‘semua‘.
  • iaw, mirip seperti bunyi ‘iau’ dalam kata ‘kilau‘, namun huruf mati dihilangkan.
  • way, mirip seperti bunyi ‘uai’ dalam kata ‘sesuai‘.
  • ëy, sama seperti bunyi ‘euy’ dalam bahasa Sunda atau bahasa Aceh.
  • ūë, tidak ada bunyi sepadan dalam bahasa Indonesia, namun seperti mengucapkan ‘u’ dengan agak merapatkan gigi atas dan bawah kemudian mengucapkan e-pepet, secara cepat.

Dengarkan ucapannya! >

Pada awalnya mungkin anda merasa sulit untuk mengucapkannya, tetapi teruslah berlatih untuk mencoba membiasakannya.

Selamat berlatih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.