Ciri Bahasa Thai

Sebelum memulai, sepertinya wajib bagi kita untuk memahami ciri-ciri dari bahasa Thailand.

Tata Bahasa Hampir Sama

Sebagai perbandingannya dengan bahasa Indonesia, bahasa Thai sangat-sangat mirip dengan bahasa Indonesia secara tata bahasa. Mungkin karena hampir sama, sangat mudah untuk menerjemahkan bahasa Thai ke dalam bahasa Indonesia yaitu cukup menerjemahkan kata per kata, maka jadilah bahasa Indonesia dengan susunan yang cukup baik untuk dimengerti orang Indonesia.

Bahasa Nada

Berbeda dari bahasa Indonesia, bahasa Thai merupakan bahasa nada. Ini disebabkan banyaknya kata di dalam bahasa Thai yang pengucapannya sama, sehingga untuk membedakan kata-kata yang sama tersebut ditandai dengan adanya perubahan nada. Terdapat 5 (lima) jenis nada yang digunakan dalam bahasa Thai.

Memiliki Panjang Nada

Bahasa Thai juga mempunyai nada panjang dan pendek yang juga berpengaruh terhadap arti dari suatu kata.

Huruf ‘Keriting’

Orang Indonesia pada saat melihat huruf Thai pertama kali akan langsung bilang huruf Thai sebagai huruf ‘Keriting’, karena masih serumpun dengan bentuk huruf di India Selatan. Jumlah huruf mati dalam bahasa Thai sebanyak 44 (empat puluh empat) huruf untuk sekitar 21 (dua puluh satu) bunyi. Sementara huruf hidup dalam bahasa Thai terdiri dari 32 (tiga puluh dua) huruf.

Alihaksara

Untuk memudahkan orang Indonesia dalam mengenal bahasa Thai, kami telah mengalihaksarakan huruf dan tanda lainnya yang dapat mewakili pengucapan, tanda nada, dan panjang nada. Untuk keterangan selengkapnya mengenai alih aksara tersebut dapat dilihat di sini.

Bagikan:Share on Google+Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Tanggapan ditutup.